Letter to Chester

It’s hard to rearrange my life since that day, July 20th or it was July 21st in my local time. days after he’s gone, still… not in a good condition and it will never be completely good again, but there are a bit of light. I discovered myself fall into pieces when I re-read my post 3 hours after the bad news I think I messed it up… until now.

20 Juli 2017, aku mendapatkan notifikasi dari Youtube yang menyatakan Linkin Park baru saja mengupload video terbarunya, Talking To Myself, yang sudah kutunggu sejak beberapa bulan lalu, aku sangat senang, sangat bahagia dan berujung pada mencari & menonton ulang interview / sebuah acara yang berkaitan dengan mereka hingga sebuah notifikasi dari temanku di twitter mengingatkanku bahwa hari itu sudah tanggal 21 Juli 2017 sekaligus berakhir sudah tawa & bahagiaku pada saat itu… Biasanya aku tidak begitu peduli notifikasi yang masuk jika sedang menonton Linkin Park, tapi sangat tumben teman berbincang Korea & Basket Indonesiaku itu mengirimiku sebuah tautan berita dari TMZ, portal berita Amerika, yang sempat ku berpikir “wah artis Korea mana lagi nih yang dapat pengakuan dari Amerika?”, tapi aku klik, dan jangan pernah kau bayangkan betapa terkejut dan patah hatinya aku saat itu… Ya, tautan berita tersebut tidak biasa Rara kirim padaku, tautan yang berhubungan dengan artis yang menguasai banyak bagian du hati dan hidupku. Chester Bennington, vokalis dari Linkin Park itu meninggal dunia di umur 41 tahun.

Aku nangis walaupun yang kubaca hanya judul beritanya saja, koneksi internetku seketika sangat payah saat itu. walaupun aku masih sempat berpikir berita itu hanya hoax, tapi hatiku tetap hancur berkeping2, semua yang aku lakukan saat itu hanya melihat twitter dan beberapa portal berita musik & hiburan sudah memuat artikelnya tapi aku masih tak bisa membuka semua tautan itu. hingga akhirnya Mike Shinoda, orang yang paling aku percaya akan semua ini membuat kicauan yang membenarkan semua berita itu, and I lost my mind, can’t control my tears, I hit the walls, hit the bed, hit all the things I could so many times & for the first time I threw my loving phone. Semua yang aku takuti dan tak mau kubayangkan menjadi nyata, aku selalu berdoa “semoga semua ini nggak kejadian buat Linkin Park” setiap membaca kabar buruk yang terjadi dengan band lain. 

Mental Illness is not something to joke about, mungkin kita harus lebih peka & jangan menganggap remeh setiap curahan kesedihan hati orang lain. kalian harus merasa beruntung jika memiliki teman yang dapat menemanimu & kalian juga harus merasa beruntung jika ada orang yang rela berbagi cerita denganmu.

Dalam waktu tersebut bahkan hingga tulisan ini diterbitkan, kenangan demi kenanganku dengan Linkin Park saat masih dengan Chester otomatis terputar ulang olehku, Linkin Park menorehkan bagian cukup besar dari kehidupanku

LINKIN PARK SAVED MY LIFE SO MANY TIMES

Menemaniku sejak kecil, Linkin Park yang beranggotakan Chester Bennington, Brad Delson, Dave Farrell, Joseph Hahn, Mike Shinoda, & Rob Bourdon kuanggap sebagai penyelamat terbesar kehidupanku. Jika boleh jujur, saya menghabiskan sekitar 3 tahun masa sekolah dasar saya seorang diri, bukan bullying mungkin, tapi hanya dijauhi semua teman akibat aku berani melawan seorang preman di sekolahku saat itu, saya beruntung memiliki satu-satunya teman yang mengajakku bicara walaupun secara diam-diam. Pernah merasa ingin bunuh diri? sebenarnya tidak, tapi aku pernah secara sadar tidak sadar gosok-gosok penggaris besi ke pergelangan tangan hingga berbekas cukup jelas, dan saat itu Linkin Park melalui suara Chester juga yang membuatku berhenti melakukan hal bodoh. Linkin Park mendampingiku menghadapi kerasnya Sekolah Dasar.

Aku dan temanku memiliki nama julukan untuk masing-masing, namaku saat itu Chazy Beyz yang aku sadur dari julukan Chester, Chazy Chaz dan nama panggilanku Beyz. Chester bahkan menjadi tokoh  utama dari fanfiction yang kutulis berbuku-buku saat Sekolah Dasar.

Beranjak dewasa, Linkin Park masih menjadi temanku dan menjadi bagian penting ( selain orang tua dan keluargaku) dari kesuksesanku di berbagai bidang, menemaniku di masa-masa patah hati dan kesedihan semu lainnya. buatku, Linkin Park melalui Chester mewakili seluruh perasaanku yang tak bisa kusampaikan.

Aku tak bisa secara jelas menuliskan bagian mana, yang jelas seluruh karya dan interview yang Linkin Park lakukan untuk menyelamatkan hidup saya. Aku pikir ini tidak adil, kalian selalu menyelamatkan & menyemangati hidupku, tetapi aku tak bisa menyelamatkan salah satu dari kalian.

Linkin Park (251)
My Heroes, My Friends, My Brothers, My Savior, My Every Thing, My Linkin Park (cr: Linkin Park)

HOW LINKIN PARK AFFECTED MOST OF MY LIFE WITH THEIR POSITIVE ATTITUDE

Aku ingat dulu jika diberi uang oleh orang tua saya, aku akan menghabiskan waktu di warung internet untuk menonton Linkin Park, dan asal kalian tahu, preman sekolah dasar yang aku ceritakan sebelumnya juga hampir memukulku (jika aku tak berhasil menepisnya) karena aku tak mau memberikan uang jajanku untuknya karena aku akan ke warnet sepulang sekolah.

hasil cetak pertamaku dari internet adalah foto Chester bersama mobil yang dia bilang bahwa itu mobil pertama yang ia beli. dan saat itu warnet yang sering kudatangi menjual poster juga, dengan harga 12 ribu rupiah yang kukumpulkan dalam waktu 2 minggu aku bisa mendapatkan poster itu dan poster itu tidak pernah kutanggalkan, walaupun sudah berulang kali berpindah tempat, dan tentunya kaset adalah benda keramat yang kubeli dengan hasil menabung. Kebiasaan menabung tersebut berlangsung hingga sekarang namun memang berkembang menjadi tidak hanya untuk Linkin Park saja.

IMG_9993
My first printed Linkin Park things (cr: Linkin Park)

Aku ingat beberapa bulan lalu, aku meminta sahabatku yang kuceritakan sebagai teman satu-satunya di masa Sekolah Dasarku, untuk menemaniku ke backstage salah satu konser Linkin Park. Namun nampaknya hal tersebut hanya akan menjadi keinginan semata, Aku bahkan tidak tahu akan ke mana Linkin Park sekarang, aku sangat berharap mereka tetap menemaniku seperti mereka menemaniku selama ini.

Untukku, Linkin Park adalah band yang paling banyak menebar pesan positif. 

CHAZY CHAZ LEFT CHAZY BEYZ

Aku mengalami kehilangan banyak orang dalam masa itu, kehilangan selama-lamanya, bukan kehilangan karena putus cinta yang setelah kupikir sekarang akan sia-sia jika putus cinta dikategorikan sebagai kehilangan. Kehilangan terbesar dariku adalah kehilangan keluarga, sungguh bukan main betapa terpuruknya aku ketika kakekku meninggal & Linkin Park selalu setia ‘menemaniku’ di saat-saat tersulit itu. 

Namun apa yang terjadi jika seseorang yang selalu kau anggap sebagai sumber kekuatanmu itu bahkan meninggalkanmu juga? Linkin Park memang masih tersisa 5 orang lainnya yang juga menjadi bagian penting terbesar dalam hidupku, namun kehilangan satu pun juga menjadi sebuah kehilangan terbesar buatku, terlebih aku harus membayangkan seluruh ketakutan yang tak pernah aku bayangkan. Aku tahu bukan hanya aku yang terpukul, aku yang hanya sebagai fans saja begini terpukulnya, bagaimana dengan Brad, Dave, Joe, Mike & Rob yang hingga kini bahkan belum bisa mengeluarkan statement apapun selain pernyataan patah hati dari Phoenix di Twitter & pernyataan kangen dari Joe di Instagram? aku ingin dan aku selalu berdoa kalian kuat namun aku tak akan melarang kalian untuk bersedih juga dan meminta secara paksa agar kalian kembali ke publik secepatnya, just take your time.

I thought I was strong with Linkin Park ‘beside’ me, but Linkin Park prove me wrong, I think I’m just pretend to be strong for so many years. Linkin Park sendiri yang membuktikan bahwa aku tak sekuat yang aku, bahkan mungkin teman-temanku kira. Aku ingin meminta maaf pada teman-teman & teman virtualku karena aku spamming about Linkin Park beberapa hari ini. Aku berterima kasih untuk seluruh ucapan bela sungkawa dan ucapan agar aku tetap kuat pasca kepergian Chester.

There are so many lights… My close friends, even people I don’t know personally reminds me that I wasn’t alone when Linkin Park members still can’t show them up to public. I must be strong like Talinda

Saat aku di perjalanan pulang, aku menatap langit dan mempertanyakan “Kok gak Chester ya? Lantas mengapa orang-orang selalu menggambarkan rasa kangen pada seseorang dengan menatap langit?”

YOU LEFT US AS A LEGEND

Aku memang sangat yakin bahwa seluruh temanku pasti tahu Linkin Park & aku tak mau memaksa siapapun untuk menyukainya sebanyak yg aku suka. Namun aku sangat terharu dan terkejut ketika teman-teman memberikan pesan kehilangan Chester yang juga menurut mereka menemani saat kecil, bahkan teman yang kukira ia tak menyukai Linkin Park.

Aku juga terkejut ketika Linkin Park & Chester Bennington menjadi trending topic di mana-mana, penjualan album Linkin Park meroket tajam, menjadi bahasan utama banyak media, akun-akun gosip yang biasanya hanya update tentang artis Indonesia pun ikut berbela sungkawa, sungguh tak pernah kubayangkan aku dapat melihat banyak Chester sebanyak jaman kejayaan pada masa Hybrid Theory. Namun sayang sekali kali ini Linkin Park harus menjadi highlight karena berita duka, dan aku meminta kepada media atau siapapun itu, tolong berpikir ulang untuk menulis apapun, pilihlah kata yang tepat, jangan salahkan siapapun atas tragedi yang dialami Linkin Park, jangan jadikan bahan lelucon bodohmu.

Tapi, Chester… kamu harus tenang di sana, kamu meninggalkan kita dengan banyak memori positif tentang dirimu. Terima Kasih pada kalian juga yang mengingat Chester sebagai rockstar yang hebat…

When my time comes, forget the wrong that I’ve done
Help me leave behind some, reasons to be missed
Don’t resent me and when you’re feeling empty
Keep me in your memory, leave out all the rest
Linkin Park – Leave Out All The Rest

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s